RSS Feed

Miny@k Atsiri

 Pengertian Minyak Atsiri

Minyak yang terdapat di alam dapat dibagi menjadi tiga golongan, yaitu : minyak mineral (mineral oil), minyak nabati dan hewani yang dapat dimakan, serta minyak atsiri (essential oil).

Minyak atsiri dikenal dengan nama minyak eteris atau minyak terbang (essential oil, volatile) adalah kelompok besar minyak nabati yang berwujud cairan kental pada suhu ruang namun mudah menguap sehingga memberikan aroma yang khas mempunyai rasa getir, serta berbau wangi sesuai dengan bau tanaman penghasilnya. Minyak atsiri larut dalam pelarut organik dan tidak larut dalam air (Sudaryani dan sugiharti, 1990). Minyak atsiri merupakan salah satu hasil metabolisme tanaman dan merupakan bahan dasar dari wangi-wangian atau minyak gosok (untuk pengobatan) alami. Di dalam perdagangan, sulingan minyak atsiri dikenal sebagai bibit minyak wangi   Proses produksi minyak atsiri dapat ditempuh melalui 3 cara, yaitu dengan pengempaan (pressing), ekstraksi menggunakan pelarut (solvent extraction), dan penyulingan (distillation).

Para ahli biologi   menganggap, minyak atsiri merupakan metabolit skunder yang biasanya berperan sebagai alat pertahanan diri agar tidak dimakan oleh hewan (hama)  ataupun sebagai agen untuk bersaing dengan tumbuhan lain (alelopati ) dalam mempertahankan ruang hidup. Walaupun hewan kadang-kadang juga mengeluarkan bau-bauan (seperti kesturi dari beberapa musang atau cairan yang berbau menyengat dari beberapa kepik), zat-zat itu tidak digolongkan sebagai minyak atsiri.

  Komponen Minyak Atsiri

Walaupun minyak atsiri mengandung bermacam-macam komponen kimia yang berbeda, namun komponen-komponen tersebut dapat digolongkan ke dalam empat kelompok besar yang dominan menentukan sifat minyak atsiri, yaitu :

  1. Terpen, yang ada hubungan dengan iso prena atau iso pentane.
  2. Persenyawaan berantai lurus, tidak mengandung rantai cabang.
  3. Turunan benzene.
  4. Bermacam-macam persenyawaan lain.

Kegunaan Minyak Atsiri

Kegunaan utama minyak atsiri bagi manusia terutama untuk kesehatan. Minyak atsiri mempunyai peranan yang sangat penting dalam berbagai cara, antara lain :

  1. Dikonsumsi melalui mulut (oral), antara lain berupa jamu yang mengandung minyak atsiri atau bahan penyedap makanan (bumbu).
  2. Dipakai diluar tubuh (topical, external use), antara lain pemijatan, lulur, obat luka atau memar, dan untuk parfum atau pewangi.
  3. Dihirup melalui hidung atau pernapasan (inharasi atau aroma terapi), antara lain wangi-wangian (parfum) atau aromatic untuk keperluan aroma terapi.
  4. Kesehatan atau kebersihan lingkungan, misalnya sebagai pestisida nabati, antara lain sebagai pengendali hama lalat buah, pengusir (repellent) nyamuk, dan anti jamur.

Minyak atsiri pada industri banyak digunakan sebagai bahan pembuat kosmetik, parfum, antiseptik dan lain-lain. Beberapa jenis minyak atsiri mampu bertindak sebagai bahan terapi (aromaterapi) atau bahan obat suatu jenis penyakit. Fungsi minyak atsiri sebagai bahan obat tersebut disebabkan adanya bahan aktif, sebagai contoh bahan anti radang, hepatoprotektor, analgetik, anestetik, antiseptik, psikoaktif dan anti bakteri (Agusta, 2000).

About kikiobethebest

guru terbaek adalah pengalaman . . . .dalam suatu harapan harus ada keyakinan yang kuat

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: